Pemkot Bontang Rencana Beli Asrama di Jakarta Rp 8 Miliar
Wali Kota Bontang,Neni Moerniaeni-Michael Fredy Yacob-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana akan membeli asrama di Jakarta. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 8 miliar. Selama ini, asrama dan kantor perwakilan pemkot Bontang di Jakarta masih sewa.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, sewa untuk asrama dan perwakilan Pemkot Bontang di Jakarta sebesar Rp 500 juta per tahun. Nilai ini dinilai sangat membebani kas daerah setiap tahunnya.
Karena itu, Pemkot Bontang ingin mengurangi beban tersebut. Caranya dengan memiliki aset sendiri di Jakarta.
“Kalau dihitung-hitung dari dulu kita selalu bayar Rp 500 juta, uang yang kita keluarkan untuk asrama itu sudah sangat besar,” katanya, Sabtu, 7 Maret 2026.
BACA JUGA: Toilet Pelataran Bontang Kuala Disorot, Diduga Sengaja Dirancang Miring
Menurutnya, jika pola sewa itu terus dipertahankan, anggaran yang dikeluarkan akan terus berulang setiap tahun tanpa menghasilkan aset bagi daerah.
Karena itu, pembelian asrama ini jadi opsi yang lebih efisien dalam jangka panjang.
“Dengan membeli asrama sendiri, kita tidak hanya menekan pengeluaran rutin, tetapi juga memiliki aset tetap yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan. Lumayan juga kalau tiap tahun harus mengeluarkan Rp 500 juta,” kata Neni.
Meski demikian, Pemkot Bontang belum memastikan kapan rencana pembelian asrama tersebut akan direalisasikan.
BACA JUGA: Situasi Timur Tengah Tak Menentu, Travel Umrah di Bontang Atur Ulang Jadwal Jamaah
Pemerintah masih mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk lokasi, nilai properti, serta kebutuhan pemanfaatannya ke depan. “Kita lihat saja kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengelola anggaran secara lebih efektif, dengan mengubah pengeluaran rutin menjadi investasi aset jangka panjang bagi daerah.
Di sisi lain, ia membantah isu terkait pemkot Bontang menyiapkan anggaran sebesar Rp 14,7 miliar untuk Aluminium Composite Panel (ACP). Itu mempercantik bangunan kantor Pemkot Bontang.
Ia menegaskan, ACP itu hanya dianggarkan Rp 5,9 miliar saja. Lalu, sebesar Rp 8 miliarnya untuk pembelian asrama di Jakarta. “Jadi yang Rp 8 miliar ini beli asrama. Bukan untuk ACP. Untuk ACP hanya Rp 5,9 miliar,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
