Kapal Tabrak Jembatan Mahakam Hulu, KSOP dan Polairud Selidiki Penyebab Insiden
Tongkang yang menabrak Jembatan Mahulu.-istimewa-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda memastikan penanganan serius terhadap insiden tabrakan kapal di Jembatan Mahakam Hulu (Mahulu).
Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Mursidi, menyatakan tengah melakukan investigasi menyeluruh, untuk mengungkap penyebab kejadian sekaligus memastikan tanggung jawab pihak-pihak terkait.
Mursidi menjelaskan, investigasi tidak hanya difokuskan pada kondisi kapal.
Tetapi juga mencakup aspek pemanduan dan komunikasi selama proses pelayaran.
BACA JUGA:Jembatan Mahakam Ulu Menunggu Hasil Uji, Penabrak Siap Ganti Kerusakan
Evaluasi dilakukan terhadap hubungan kerja antara nakhoda kapal dengan pilot station, termasuk prosedur yang diterapkan oleh Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang menjalankan fungsi pemanduan.
"Kami dari KSOP sedang melakukan investigasi menyeluruh. Mulai dari banding asis, termasuk juga pilot station. Jadi komunikasi antara petugas, nakhoda, dengan pilot station itu juga kami evaluasi," ujar Mursidi, Rabu 24 Desember 2025.
Selain aspek pemanduan, KSOP juga akan bekerja sama dengan instansi teknis untuk memastikan kondisi infrastruktur jembatan pasca-insiden.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan dilibatkan untuk melakukan pengecekan terhadap tiang jembatan yang terdampak tabrakan.
Tujuannya untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun aktivitas pelayaran di bawah jembatan.
BACA JUGA:Pilar VI Rusak Usai Ditabrak Tongkang, KSOP Batasi Lalu Lintas Sungai di Bawah Jembatan Mahulu
"Termasuk nanti kami bekerja sama dengan PUPR untuk mengecek kerusakan di tiang jembatan yang ditabrak itu," katanya.
Dalam proses penanganan kasus ini, KSOP juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak lain, seperti Kejaksaan, Pelindo, serta pihak BUP.
Koordinasi lintas lembaga tersebut diperlukan untuk memastikan proses hukum, administrasi, dan penyelesaian teknis dapat berjalan sesuai ketentuan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

