Bankaltimtara

Siapkan Klinik Gagal Jantung, RSUD I.A Moeis Samarinda Gandeng Pihak Ketiga

Siapkan Klinik Gagal Jantung, RSUD I.A Moeis Samarinda Gandeng Pihak Ketiga

Rumah Sakit Umum Daerah Inche Abdoel Moeis di jalan Jl. HAM M Rifaddin, Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Samarinda.-Rahmat/Disway Kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM— Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I.A Moeis Samarinda bekerjasama dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) untuk mengerjakan sejumlah proyek. 

Yakni pembangunan klinik gagal jantung dan perbaikan tempat parkir. Sebagai rumah sakit daerah, kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Pemerintah Kota Samarinda dijadwalkan bertemu dengan PT PII pada 10 Juli mendatang, untuk membahas finalisasi skema penjaminan proyek.

BACA JUGA:Disperkim Samarinda Usulkan Penambahan Anggaran Rp 150 M di APBD Perubahan, Fokus pada Proyek Ini

Direktur Utama RSUD I.A Moeis, Osa Rafshodia, mengatakan bahwa pembahasan bersama PT PII akan menjadi simpul penting sebelum penandatanganan kontrak utama.

“Jika semua berjalan lancar, kami targetkan penandatanganan kontrak oleh Wali Kota Samarinda bisa dilakukan pada 10 November,” ujarnya, Senin 7 Juli 2025.

Osa menambahkan, pihaknya juga tengah melakukan berbagai persiapan. Baik dari sisi sumber daya manusia tenaga kesehatan, lingkungan kerja, hingga komunikasi dengan publik.

“Akhir bulan ini kami akan menggelar forum komunikasi publik dengan melibatkan tokoh masyarakat sekitar rumah sakit untuk memberikan pemahaman terkait KPBU ini,” jelasnya.

BACA JUGA:Samarinda Matangkan Rencana PLTSa, Calon Investor Asal Korsel Siap Presentasi Teknis

Dalam kunjungan Komisi IV DPRD Kaltim ke RSUD I.A Moeis pekan lalu, sejumlah catatan disampaikan.

Di antaranya soal estetika ruangan, area parkir, dan penggajian karyawan.

Menanggapi hal itu, Osa memastikan perbaikan dilakukan secara bertahap.

“Untuk parkir, kami sedang dalam tahap lelang pembangunan. Anggarannya ada di Dinas PUPR. Targetnya, Desember sudah rampung,” ungkapnya.

Sementara untuk estetika ruangan, ia menyebut pembenahan akan dilakukan bertahap.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: